Hutan Tanaman Rakyat (HTR)

“Saatnya rakyat berkarya” membangun” itu selogan yang saya rasa sedikit bermakna rakyat agak tertinggal dalam berkarya, padalah kita telah merdeka tahun 1945.. dan baru tahun 2007 mulai rakyat berkarya membangun hutan…
Terlepas dari makna selogan tersebut, HTR merupakan wadah bagi masyarakat di sekitar hutan dalam mengelola hutan, dalam rangka meningkatkan ekonomi mereka dan menjaga kelestarian lingkungan hutan.
Walaupun mengalami kendala dalam pelaksanaan, namun pemerintah tetap berkomitmen untuk melaksanakan misi “Pro poor” dalam tatanan pengelolaan hutan.
Baru-baru ini bertempat di Batam (wilayah Barat) dan Makassar (wilayah timur) telah dilaksanakan Rakornis HTR yang membuahkan beberapa rumusan yang akan dituangkan dalam bentuk kebijakan. Dengan dipandu oleh Prof. San Afri Awang, Staf Khusus Menteri Kehutanan Bidang Pemberdayaan Masyarakat, cukup banyak rumusan yang dihasilkan baik dari kelembagaan maupun teknis operasional lapangan terkait kegiatan HTR.
Pengalaman dibeberapa daerah HTR tidak memerlukan kucuran dana BLU. kendala pelaksanaan di lapangan diantaranya adalah pendanaan dan kegiatan pendampingan.
konsep dasar suatu kebijakan seperti HTR sebenarnya memerlukan dukungan dari pemerintah daerah (apalagi untuk kegiatan HTR yang memang merupakan program pemerintah Pusat.
terlepas daripada kendala-kendala yang ada… yang penting niat seluruh pihak memang benar-benar untuk mensejahterakan masyarakat lewat suatu “kendaraan” yang bernama HTR

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: